Selasa, 06 Desember 2016

Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat

. Selasa, 06 Desember 2016
0 komentar

Sejarah

Cikal bakal Kostrad berasal ketika Indonesia pertama kali berurusan dengan isu kemerdekaan Irian Barat pada tahun 1960. Kostrad kemudian dibentuk pada 6 Maret 1961 dengan nama Korps Tentara Ke-1 / Cadangan Umum Angkatan Darat (KORRA I / CADUAD), berdasarkan surat keputusan Men/pangad No. ML/KPTS 54/3/1961. Sebagai kesatuan yang paling muda, Kostrad merupakan inti kekuatan Komando Mandala (operasi trikora atau pembebasan Irian Barat). Kemudian berganti nama menjadi Kostrad pada tahun 1963.
Mayor Jenderal Soeharto (yang kemudian menjadi Presiden Indonesia) dipercaya sebagai orang pertama yang menjabat Panglima Kostrad (Pangkostrad). Pada tanggal 1 April 1998 Panglima Kostrad dijabat oleh Letnan Jenderal Prabowo Subianto yang merupakan anak mantu Soeharto.
Selama masa Orde Baru, Korps baret hijau ini tidak pernah absen dari berbagai operasi militer di Indonesia, seperti penumpasan G-30-S/PKI, Operasi Trisula, PGRS (Sarawak People's Guerrilla Force) di Sarawak, PARAKU (North Kalimantan People's Force) di Kalimantan Utara dan Operasi Seroja di Timor Timur. Kostrad juga dilibatkan pada tingkat internasional dengan diberangkatkannya pasukan Garuda di Mesir (1973-1978) dan Vietnam (1973-1975) serta dalam operasi gabungan sebagai pasukan penjaga perdamaian dalam perang Iran-Irak antara 1989 dan 1990.
Tahun 1984 Pangkostrad bertanggung jawab langsung kepada Panglima ABRI dalam operasi-operasi pertahanan dan keamanan. Sekarang ini Kostrad memiliki kekuatan pasukan sekitar 35.000 sampai 40.000 tentara dengan dua divisi infantri yaitu Divisi Satu yang bermarkas di Cilodong, Jawa Barat dan Divisi Dua yang bermarkas di Singosari Kabupaten Malang Jawa Timur. Setiap divisi memiliki brigade lintas udara dan brigade infantri.

Fungsi & Tugas Pokok

Kostrad Penyusupan Rawa
Berdasarkan Surat Keputusan Pangab Nomor: Kep/09/III/1985 tanggal tanggal 6 Maret 1985 tentang Pokok-Pokok Organisasi dan tugas Komando Cadangan Strategis TNI – AD (Kostrad), diatur bahwa Kostrad sebagai Komando Utama Pembinaan berkedudukan langsung di bawah Kasad, sedangkan sebagai Komando Utama Operasional Kostrad berkedudukan langsung dibawah Panglima TNI. Kostrad bertugas pokok membina kesiapan operasional atas segenap jajaran Komandonya dan menyelenggarakan Operasi Pertahanan Keamanan tingkat strategis sesuai dengan kebijaksanaan Panglima TNI. Guna melaksanakan tugas tersebut Kostrad menyelenggarakan dan melaksanakan fungsi utama dalam pengembangan kekuatan, pertempuran dan administrasi, fungsi organik militer baik intelijen, operasi dan latihan, pembinaan personel, logistik, dan teritorial serta fungsi organik pembinaan dalam perencanaan, pengendalian dan pengawasan.

Struktur Organisasi

Dibidang organisasi, Kostrad memiliki Sruktur organisasi yang ditetapkan oleh Kepala Staf TNI-AD berdasarkan Surat Keputusan Kasad Nomor: Kep/9/III/85 tanggal 6 Maret 1985. Kostrad dipimpin oleh seorang Pangkostrad berpangkat Letnan Jenderal TNI. Dalam tugas sehari-hari Pangkostrad dibantu oleh seorang Kepala Staf berpangkat Mayor Jenderal TNI, unsur pembantu pimpinan yakni Staf Pribadi (Spri), Inspektorat Kostrad (Ir Kostrad), dan Staf Umum Kostrad yaitu para Asisten Kepala Staf yang berfungsi sebagai pengawas pelaksanaan kegiatan masing-masing bidang kegiatan. Sedangkan unsur pelaksana pada Kostrad terdiri dari Badan Pelaksana (Balak), Satuan tempur (Satpur), dan Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur).
https://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia

Tonton video SEMANGAT KOSTRAD 

Klik disini untuk melanjutkan »»

Netizen Malaysia Puji Prajurit Kostrad Indonesia

.
0 komentar

BERKAT YEL YEL BERKELAS YANG MENGHEBOHKAN

Netizen Malaysia Puji Prajurit Kostrad Indonesia


Kemampuan orang-orang Indonesia untuk menghasilkan sebuah karya musik juga mendapat apresiasi dari netizen Malaysia.
Di mana mereka mengakui banyak karya lagu Indonesia banyak beredar di Malaysia.
"Indonesia mmg pandai buat lagu. Tngok skrg kt radio kita ni semua mainkan lagu indon judika lah tadika la. Silap2 lagu askar indonesia ni pun masuk radio," tulis pemilik akun Afiq Latif.
Kendati demikian banyak netizen dari Malaysia yang tidak mau terima begitu saja ekspansi musik Indonesia ke Malaysia.
Pasalnya kita juga dikritik banyak mengirim kabut asap ke wilayah mereka. Kendati demikian soal bermusik, kehebatan karya-karya anak bangsa kita cukup diakui.
"Bkn nak bela ke apa tpi indon bab lagu mmg best x de nyanyi tjerit2.mcm lgu kite thun 90 an," tulis pemilik akun Azie Haiza.

https://youtu.be/l6PbN4oTQTM
Prajurit Raiders Komando Strategis (Kostrad) TNI Angkatan Darat banjir pujian dari netizen negeri tetangga Malaysia usai membuat gerakan tarian dan yel-yel cukup menarik.
Terlihat dari sebuah video yang diunggah di Facebook, prajurit yang masuk dalam pasukan elit infanteri dari Yonif 514/R TNI AD itu menyanyikan lagu-lagu "Berondong Tua" dan "Bara Bere" digubah menjadi lagu cukup bersemangat.
https://youtu.be/l6PbN4oTQTM
Tak tanggung-tanggung, jaringan televisi terbesar Malaysia di halaman Facebooknya Sukan Star TV memuji yel-yel prajurit itu cukup keren.
"Sempoi abam2 askar ni :)" tulis Sukan Star TV dalam halamannya. Maksud admin tersebut barangkali, "Kerennya kakak-kakak Prajurit Ini". Tribun-medan.com Kamis, 21 Januari 2016 18:25

Tengok Video yel yel kostrad Disini

Klik disini untuk melanjutkan »»
 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com