Senin, 05 Desember 2016

PERSIKU KUDUS RICUH

. Senin, 05 Desember 2016
0 komentar

Kerusuhan antar suporter yang terjadi baru-baru ini menjadi cermin bahwa tata kelola sepakbola Indonesia masih belum profesional. Masuknya dua aparat negara di kompetisi juga menjadi bukti bahwa hal itu tidak sesuai dengan standar lisensi sepakbola profesional.
Semifinal kedua pertandingan sepak bola LagaNusantara antara Persik Kendal melawan Persiku Kudus, di Stadion Utama Kebondalem Kendal, berakhir ricuh, Minggu (21/8/2016).
Wasit yang memimpin pertandingan, Supardi dari Sukoharjo, langsung dikejar dan didorong oleh pemain Persik, usai meniup peluit panjang tanda pertandingan usai. Beruntung, polisi yang berada di pinggir lapangan, langsung berhamburan ke tengah lapangan untuk mengamankan wasit.
https://www.youtube.com/watch?v=2Vy9Gj5Wso8&list=PLthyj5p87DhRXISElbRqYHmYlRIW8K8ga
Namun, insiden pengejaran wasit terus berlangsung, meskipun wasit sudah keluar lapangan. Kericuhan sendiri disebabkan karena pemain Persik tidak terima dengan kepemimpinan wasit yang dinilai berat sebelah.
Untuk menenangkan pemain Persik Kendal, bBpati Kendal Mirna Anissa, yang menonton pertandingan di tribun utama, terpaksa harus turun ke lapangan.
“Pertandingan sudah berakhir. Kita harus terima dengan hasil akhir. Kita harus sportif, “ kata Mirna kepada pemain.
Setelah itu, Mirna, yang juga menjabat sebagai Ketua Persik Kendal, mengajak semua pemain untuk menyalami suporter setia Persik Kendal.
Pertandingan semifinal kedua Lioga Nusantara di stadion Utama Kendal antara Persik Kendal dengan Persiku Kudus, sejak awal berjalan cukup keras.
Persik Kendal selaku tuan rumah yang menginginkan kemenangan minimal 3-0, sejak menit awal terus mencoba menekan lawan. Hasilnya, pada menit ke-30, pemain Persik bernomor pUnggung 9, Komarudin, berhasil menjebloskan bola ke gawang lawan.
Namun setelah itu, serangan pemain Persik, selalu kandas pemain belakang Persiku Kudus. Hingga peluit berakhir dibunyikan oleh wasit, skor tetap 1-0.
Hasil itu, tidak bisa meloloskan Persik ke final ;iga Nusantara. Sebab pada putaran pertama di Kudus, Persik kalah 0-2 dengan tuan rumah.
https://www.youtube.com/watch?v=2Vy9Gj5Wso8&list=PLthyj5p87DhRXISElbRqYHmYlRIW8K8ga

Penulis :Kontributor Kendal, Slamet Priyatin

Editor : Sabrina Asril
sumber kompas.com

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, 15 Maret 2012

Kiat Mandiri Penunjang Sertifikasi Guru Profesional

. Kamis, 15 Maret 2012
0 komentar

Kita semua sepakat bahwa peningkatan kualitas guru melalui sertifikasi guru juga harus diimbangi dengan kualitas mengajar, profesionalisme, dan kinerja yang lebih baik. Dan upaya untuk menunjang kualitas guru tersebut, pemerintah telah bertekad bulat mengupayakan kesejahteraan atau tunjangan guru dengan pengalokasian dana melalui APBN sejak tahun 2006, dan diharapkan dalam beberapa tahun kedepan masalah tunjangan guru dapat diselesaikan. Agar upaya ini dapat terlaksana dengan baik, perlu adanya dukungan dan kerjasama sinergis antar berbagai pemangku kepentingan terkait, serta organisasi profesi guru Indonesia. Pada kesempatan yang sama pemerintah juga mengadakan peningkatan kesejahteraan, antara lain melalui sertifikasi pendidik, sebagai wujud keseimbangan antara kewajiban dan hak yang berimplikasi terhadap peningkatan mutu dan kesejahteraan. Untuk kiat-kiatnya sebagai guru profesional bisa diunduh disini

Klik disini untuk melanjutkan »»
 
Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com